Ketika Ballroom Berubah Jadi Ruang Sidang Masa Depan Pasar Modal

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 27 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PERKUMPULAN Profesi Pasar Modal Indonesia (PROPAMI) menggelar Seminar Nasional Pelaku Pasar Modal Indonesia yang dirangkaikan dengan pembukaan Rapat Umum Anggota Tahunan (RUAT) PROPAMI 2026, di Ballroom Suagi, The Papandayan Hotel, Bandung, Sabtu (26/9/2026).

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Mengusung tema “Masa Depan Pasar Modal Indonesia: Sinergi Kebijakan, Industri, dan Profesi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan”, forum ini menghadirkan pemangku kepentingan lintas sektor: Bursa Efek Indonesia (BEI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), lembaga penjaminan, perbankan syariah, kalangan akademisi, hingga pelaku profesi pasar modal dari berbagai daerah.

Acara diawali laporan Ketua Pelaksana Maryadi Suwondo, sambutan Ketua Umum PROPAMI NS. Aji Martono, serta sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

Literasi Investor Jadi Sorotan Utama

Ketua Umum PROPAMI NS. Aji Martono mengatakan pertumbuhan basis investor pasar modal domestik perlu diimbangi peningkatan literasi keuangan agar berkelanjutan.

“Pemahaman investor terhadap instrumen dan risiko investasi menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan basis investor di Indonesia,” ujarnya.

BEI-PROPAMI Teken Kerja Sama Edukasi

Dalam kesempatan tersebut, BEI dan PROPAMI menandatangani nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan oleh Direktur Penilaian Perusahaan BEI Saidu Solihin bersama NS. Aji Martono. Kerja sama ini mencakup program edukasi dan peningkatan literasi keuangan berkelanjutan, serta sinergi antara Kantor Perwakilan BEI dengan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PROPAMI di sejumlah daerah.

Saidu Solihin juga menyampaikan bahwa penilaian perusahaan menjadi salah satu tahapan penting bagi emiten yang bersiap melantai di bursa melalui skema initial public offering (IPO).

“Perusahaan yang akan IPO tidak hanya dituntut siap secara pendanaan, tapi juga harus memenuhi standar tata kelola dan keterbukaan informasi kepada publik,” katanya.

Penjaminan Jadi Alternatif Pembiayaan UMKM

Direktur Utama Jamkrida Jawa Barat Bobby Cahyadi menyampaikan bahwa lembaga penjaminan memiliki peran strategis memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha yang belum memenuhi kriteria masuk pasar modal, khususnya UMKM.

“Kebutuhan modal, kapasitas usaha, agunan, dan profil risiko UMKM berbeda dengan korporasi besar. Di sinilah fungsi penjaminan menjadi relevan,” ujar Bobby.

Perbankan Syariah Perkuat Diversifikasi Pembiayaan

Direktur Utama BJB Syariah Arief Setyahadi turut memberikan perspektif dari sisi perbankan syariah, menyoroti peran instrumen keuangan syariah sebagai salah satu alternatif pembiayaan yang melengkapi ekosistem pasar modal dan lembaga penjaminan.

Batas Antarsektor Keuangan Kian Tipis

Akademisi Dr. Erman Sumirat menyoroti perkembangan industri jasa keuangan yang kian terintegrasi seiring transformasi digital. Menurutnya, batas antara perbankan, pasar modal, dan lembaga penjaminan semakin tipis.

“Pasar modal tidak bisa lagi dilihat semata dari aktivitas perdagangan saham. Di dalamnya ada proses penghimpunan dana, investasi, pendanaan perusahaan, hingga pengelolaan risiko,” katanya.

Sesi diskusi panel yang menghadirkan Saidu Solihin, Bobby Cahyadi, Arief Setyahadi, dan Erman Sumirat ini dipandu moderator Dr. David Nathanael Sutyanto.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Regulasi Jadi Perhatian di Tengah Inovasi Produk Keuangan

Dari sisi kebijakan, Anggota Komisi XI DPR RI H. Fathi menyampaikan pandangannya terkait arah regulasi pasar modal ke depan. Sementara itu, Kepala Departemen Pengawasan Lembaga Efek OJK Edi Broto Suwarno menyampaikan keynote speech seputar tantangan pengawasan di tengah pesatnya inovasi produk keuangan berbasis teknologi.

Keterangan foto: H. Fathi, Anggota Komisi XI DPR RI, menyampaikan paparan perspektif kebijakan dalam Seminar Nasional Pelaku Pasar Modal & RUAT PROPAMI 2026 di Ballroom Suagi, The Papandayan Hotel, Bandung, Sabtu (26/9/2026).

Keterangan foto: Edi Broto Suwarno, Kepala Departemen Pengawasan Lembaga Efek Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyampaikan keynote speech dalam Seminar Nasional Pelaku Pasar Modal & RUAT PROPAMI 2026 di Bandung, Sabtu (26/9/2026).

Kebutuhan Tenaga Bersertifikasi Meningkat

PROPAMI turut menyoroti pentingnya penguatan kompetensi sumber daya manusia di industri pasar modal, seiring makin kompleksnya produk dan transaksi keuangan. Peran Lembaga Sertifikasi Profesi Pasar Modal (LSPPM) disebut menjadi bagian dari upaya menjaga standar kompetensi pelaku industri.

RUAT 2026 Tutup Rangkaian Acara

Selain seminar, PROPAMI menggelar RUAT 2026 yang dihadiri perwakilan DPW dari berbagai wilayah, sebagai forum evaluasi program organisasi sekaligus penyusunan agenda kerja untuk periode mendatang. Rangkaian acara ditutup dengan seremoni pembukaan RUAT PROPAMI dan sesi foto bersama seluruh tamu undangan dan narasumber.

Berita Terkait

Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Berawal dari Konten Saat Pandemi, Melali Bali Bangun Koneksi Baru dengan Pecinta Bali di Dunia Digital
SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 01:06 WIB

Ketika Ballroom Berubah Jadi Ruang Sidang Masa Depan Pasar Modal

Senin, 14 September 2026 - 09:25 WIB

Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN

Kamis, 10 September 2026 - 16:23 WIB

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Kamis, 10 September 2026 - 15:41 WIB

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Kamis, 10 September 2026 - 15:08 WIB

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Berita Terbaru

Pers Rilis

Rianlon Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Pasar Global

Jumat, 25 Sep 2026 - 02:32 WIB