Peduli Lingkungan, BRI Gelar Pelatihan Optimalisasi Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi Berbasis Masyarakat

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 9 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BRI Gelar Pelatihan Optimalisasi Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi Berbasis Masyarakat. (Dok. Bank BRI)

BRI Gelar Pelatihan Optimalisasi Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi Berbasis Masyarakat. (Dok. Bank BRI)

HAIINDONESIA.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) bekerjasama dengan Wasteforchange menyelenggarakan Pelatihan Desa dengan tema “Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi Berbasis Masyarakat”.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Program tematik yang diberikan kepada desa binaan BRI atau dikenal dengan desa BRILiaN ini merupakan program berkelanjutan yang sudah berjalan dari bulan Juni tahun ini.

Senior Executive Vice President (SEVP) Ultra Micro BRI, M. Candra Utama mengatakan tujuan dari pelatihan ini untuk memberikan edukasi dan keterampilan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab serta menciptakan nilai ekonomi dari sampah.

Dalam pelaksanaan program diawali oleh penyampaian dari Narasumber pertama yaitu Albert Magnus Dana Suherman, Senior Project Executive di Waste4Change.

Materi yang diberikan adalah dasar-dasar penting terkait pengelolaan sampah, definisi, dan komposisi sampah sebagai landasan utama bagi desa dalam mengelola sampah secara efektif

Dan memahami masalah sampah akan membantu peserta menemukan solusi yang lebih sesuai dengan karakteristik desa masing-masing.

“Permasalahan sampah di Indonesia tidak hanya terbatas pada volume yang besar tetapi juga komposisinya yang beragam, sehingga diperlukan pendekatan yang tepat untuk setiap jenis sampah,” jelasnya.

Albert juga memperkenalkan konsep ekonomi melingkar, yang merupakan sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan dibandingkan sistem konvensional.

“Ekonomi melingkar memberikan peluang bagi masyarakat untuk menciptakan nilai dari limbah yang dihasilkan, yang pada akhirnya dapat membantu perekonomian lokal,” tambah Albert.

Kemudian dilanjutkan dengan Narasumber kedua yaitu Dwi Retnastuti, Praktisi persampahan dan Founder Salam Institute Bandung.

Dia membahas pentingnya peran kelembagaan dalam pengelolaan sampah di tingkat desa.

Menurut Dwi, pengelolaan sampah yang efektif membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

Termasuk pemerintah desa, koperasi, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan komunitas lokal.

“Setiap pemangku kepentingan memiliki peran penting dalam menciptakan sistem yang berjalan dengan baik.”

“Terutama dalam memastikan fasilitas dan sumber daya yang memadai untuk pengelolaan sampah,” tutur Dwi.

Program pengelolaan sampah ini sejalan dengan aspirasi sustainability BRI, yang juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Atau Sustainable Development Goals (SDGs) pada goal no. 12 yaitu konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Hingga Oktober 2024, Program Desa BRILiaN telah diikuti oleh 3.957 desa yang aktif bergerak, berinisiatif dan berkomitmen untuk maju.

Desa BRILiaN merupakan program pemberdayaan desa yang bertujuan menghasilkan role model dalam pengembangan desa.

Melalui implementasi praktek kepemimpinan desa yang unggul dan semangat kolaborasi untuk mengoptimalkan potensi desa berbasis sustainable development goals (SDG’s).

‘‘Program Desa BRILiaN ini merupakan wujud nyata BRI yang terus berkomitmen untuk menciptakan social dan economic value kepada masyarakat.”

“Semoga dapat memberikan kontribusi nyata dan positif bagi kebangkitan Ekonomi Masyarakat Desa”, pungkas Candra.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infoekbis.com dan Pangannews.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Bogorterkini.com dan Hallopresiden.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 08531555778808781555778808111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Agrinas Jadi Bagian dari Danantara, Permodalan Bukan dari Kemenkeu atau Penyertaan Modan Negara (PNM)
Termasuk Chairul Tanjung, Prabowo Subianto Kenalkan Konglomerat kepada Investor Global Ray Dalio
Hallo Media Ajak Wartawan Berjiwa Wirausaha di Kota dan Kabupaten untuk Gabung Menjadi Koresponden
Sustainability Report & Annual Report: Solusi Waktu yang Semakin Sempit dan Deadline OJK Sudah di Depan Mata
Optimisme Investor Berkurang, CSA Index Februari 2025 Tunjukkan Pelemahan, Sentimen Pasar Cenderung Negatif
Targetkan Pertanaman Sekitar 188.000 Hektare Lahan di 2025, Provinsi NTT Kejar Swasembada Pangan
Begini Strategi Pemerintah Absorpsi Gabah Kering Panen untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Antre Beli LPG Tabung Isi 3 Kg di Tangsel Makan Korban Jiwa, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Minta Maaf

Berita Terkait

Senin, 10 Maret 2025 - 08:33 WIB

Termasuk Chairul Tanjung, Prabowo Subianto Kenalkan Konglomerat kepada Investor Global Ray Dalio

Rabu, 19 Februari 2025 - 15:57 WIB

Hallo Media Ajak Wartawan Berjiwa Wirausaha di Kota dan Kabupaten untuk Gabung Menjadi Koresponden

Kamis, 13 Februari 2025 - 15:07 WIB

Sustainability Report & Annual Report: Solusi Waktu yang Semakin Sempit dan Deadline OJK Sudah di Depan Mata

Sabtu, 8 Februari 2025 - 10:31 WIB

Optimisme Investor Berkurang, CSA Index Februari 2025 Tunjukkan Pelemahan, Sentimen Pasar Cenderung Negatif

Kamis, 6 Februari 2025 - 14:53 WIB

Targetkan Pertanaman Sekitar 188.000 Hektare Lahan di 2025, Provinsi NTT Kejar Swasembada Pangan

Berita Terbaru