KUALA LUMPUR, Malaysia, 15 Mei 2026 /PRNewswire/ — Gtrontec, pemimpin solusi AI industri di pasar global, menampilkan solusi manufaktur cerdas terpadu di ajang SEMICON Southeast Asia 2026 di MITEC, Kuala Lumpur. Dengan berpartisipasi di pameran ini, Gtrontec memperkuat ekspansi di Asia Tenggara.
Gtrontec showcased AI-driven Intelligent Manufacturing solutions at SEMICON SEA 2026
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak mendirikan kantor pusat regional Asia Tenggara di Penang pada 2023, Gtrontec aktif bekerja sama dengan berbagai pabrik lokal dan perusahaan outsourced semiconductor assembly and test (OSAT). Gtrontec membantu pelaku industri mengubah tantangan produksi, serta mendukung transisi Penang menuju basis manufaktur yang bernilai tambah, sekaligus posisi Malaysia sebagai pusat semikonduktor global.
Platform CIM & AI Industri
Gtrontec memperkenalkan arsitektur CIM full-stack yang didukung sistem MES dan EAP yang mengendalikan proses produksi secara seketika, serta mendukung konektivitas antarmesin yang lebih terintegrasi. Dengan fondasi tersebut, platform AI industri buatan Gtrontec mempercepat digitalisasi pabrik dalam skala besar. Sistem IAM yang tertanam pada platform ini juga mampu mempelajari data operasional pabrik secara berkelanjutan untuk mengoptimalkan alur kerja, memprediksi potensi gangguan, serta mendukung pengambilan keputusan berbasiskan data secara otomatis.
Penjaminan Kualitas yang Didukung AI
Gtrontec juga memamerkan sistem AOI berbasiskan deep learning yang mampu mendeteksi cacat produksi dengan akurasi lebih dari 99%. Teknologi tersebut diperkuat agen AI untuk manajemen kualitas produksi yang menggolongkan cacat produksi, menelusuri akar masalah, merekomendasikan tindakan perbaikan, hingga mempelajari pola gangguan sebelumnya demi mencegah masalah serupa terulang kembali. Pendekatan tersebut turut meningkatkan hasil produksi sekaligus mengurangi variasi kualitas produk.
Logistik Pintar & Integrasi AMHS
Gtrontec menampilkan Automated Material Handling System (AMHS) yang terintegrasi penuh dengan CIM. AMHS mendukung pengaturan distribusi material secara cerdas, penentuan rute secara dinamis, serta pelacakan seketika sehingga wafer, masker, dan material pendukung lainnya dapat terkirim ke mesin yang tepat pada waktu yang tepat. Integrasi tersebut dinilai mampu mengurangi hambatan produksi sekaligus mengoptimalkan alur material di seluruh area pabrik.
Produksi Radar sebagai Studi Kasus
Gtrontec juga memaparkan studi kasus tentang implementasi teknologinya di sektor pengemasan dan pengujian semikonduktor untuk radar. Dalam proyek tersebut, solusi CIM berbasiskan AI buatan Gtrontec menyatukan MES, EAP, RMS, TMS, SPC, PMS, dan RPT untuk membangun sistem pabrik pintar yang sepenuhnya terkoneksi. Hasilnya, sistem tersebut mampu menghadirkan keterlacakan produk hingga 100%, memangkas siklus produksi sebesar 15%, serta meningkatkan hasil produksi hingga 95%.
Mendukung Visi Malaysia dalam Bidang Semikonduktor
Langkah Gtrontec dinilai sejalan dengan "New Industrial Master Plan 2030" (NIMP 2030) dan Strategi Nasional Semikonduktor Malaysia yang mendorong penguatan industri teknologi mutakhir dan manufaktur cerdas. Gtrontec terus memperluas jangkauan bisnis di Asia Tenggara agar pihak produsen dapat meningkatkan visibilitas operasional, mempercepat pengambilan keputusan, dan meningkatkan efisiensi produksi.
Tentang Gtrontec
Diinkubasi oleh TCL pada 2018, Gtrontec menyediakan solusi AI industri terintegrasi untuk sektor semikonduktor. Didukung teknologi pengambilan keputusan otonom untuk pabrik pintar dan portofolio agen AI untuk berbagai skenario industri, Gtrontec menawarkan solusi CIM dan AMHS terintegrasi untuk seluruh fasilitas produksi. Layanan Gtrontec mencakup fabrikasi wafer, perakitan, otomatisasi peralatan, pengendalian kualitas, manajemen energi, hingga logistik. Dengan jaringan bisnis di Tiongkok, Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, dan Amerika, Gtrontec mendukung peningkatan hasil produksi, efisiensi operasional ekstrem, optimalisasi biaya, serta percepatan transformasi manufaktur mutakhir menuju tata kelola otonom berbasiskan AI.




















